13 Mar 2010

Memahami Pikiran ALLAH

Apakah Allah dalam berpikir pernah mengalami perubahan?
Apakah Allah tidak konsekuen dengan perkataan-Nya ?
Dispensasi Allah apakah menandahkan Allah berubah?


Jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan yang mungkin andapun berpikir demikian, mari kita simak penjelasan berikut ini: Maleakhi 3:6 menyatakan, “Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.” Demikian pula Yakobus 1:17 memberitahukan kita, “Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.” Makna dari Bilangan 23:19 amatlah jelas, “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta, bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?” Tidak, Allah tidak mengubah pikiranNya. Ayat-ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak berubah dan tidak dapat diubah.

Namun ini nampaknya bertolakbelakang dengan apa yang diajarkan dalam ayat-ayat lain, seperti misalnya Kejadian 6:6, “maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.” Demikian pula Yunus 3:10 yang mengatakan, “Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.” Keluaran 32:14 juga mengatakan, “Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.” Ayat-ayat ini bebicara mengenai Tuhan “menyesali” sesuatu, dan kelihatan bertolakbelakang dengan ayat-ayat yang mengatakan bahwa Allah tidak berubah. Namun demikian, analisa lebih dalam dari ayat-ayat ini mengungkapkan bahwa ini bukanlah indikasi yang sebenarnya bahwa Allah dapat berubah. Dalam bahasa aslinya, kata yang diterjemahkan “menyesal” adalah ungkapan dalam bahasa Ibrani yang berarti “berbelas kasihan.” Merasa kasihan untuk sesuatu hal bukan berarti ada perubahan yang terjadi, hal itu hanya menyatakan kesedihan untuk sesuatu yang telah terjadi.

Pertimbangkan Kejadian 6:6 bahwa, “menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi.” Ayat ini selanjutnya mengatakan, “…dan hal itu memilukan hati-Nya.” Ayat ini mengatakan bahwa Allah menyesal telah menciptakan manusia. Namun jelas bahwa Dia tidak mengubah keputusanNya. Sebaliknya, melalui Nuh Dia mengijinkan manusia tetap ada. Kenyataan bahwa kita masih hidup sekarang ini adalah bukti nyata bahwa Allah tidak mengubah pikiranNya soal menciptakan manusia. Juga konteks dari ayat ini adalah gambaran mengenai keadaan manusia yang hidup dalam dosa, dan dosa manusialah yang memicu kesedihan Allah, bukan keberadaan manusia. Pertimbangkan apa yang dikatakan oleh Yunus 3:10, …“maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.” Kata menyesal di sini adalah kata yang sama dalam Bahasa Ibrani yang berarti “berbelas kasihan.” Mengapa Allah berbelas kasihan kepada orang-orang Niniwe? Karena mereka bertobat, dan sebagai hasilnya, mereka berubah dari tidak taat kepada ketaatan. Allah sama sekali konsisten. Allah akan menghukum Niniwe karena kejahatan mereka. Namun Niniwe menyesal dan mengubah cara hidup mereka. Sebagai hasilnya Allah berbelas kasihan kepada Niniwe, semua ini tetap konsisten dengan karakterNya.

Roma 3:23 mengajar kita bahwa semua orang sudah berdosa dan tidak mencapai standar Allah. Roma 6:23 mengatakan bahwa konsekwensi dari semua ini adalah kematian (rohani dan jasmaniah). Jadi penduduk Niniwe pantas untuk dihukum. Setiap kita juga menghadapi situasi yang sama karena pilihan manusia untuk berdosalah yang memisahkan kita semua dari Allah. Manusia tidak dapat meminta Allah bertanggung jawab untuk kesulitannya. Karena itu adalah berlawanan dengan karakter Allah kalau Dia tidak menghukum penduduk Niniwe saat mereka terus berdosa. Namun orang-orang Niniwe berbalik menjadi taat, dan karena itu Allah memilih untuk tidak menghukum mereka sebagaimana yang semula direncanakan. Apakah perubahan dari orang-orang Niniwe mewajibkan Allah tetap melakukan apa yang direncanakan? Sama sekali tidak! Allah tidak punya kewajiban kepada manusia. Allah baik dan adil, dan Dia memilih untuk tidak menghukum orang-orang Niniwe karena pertobatan mereka. Paling sedikit ayat ini sebetulnya justru menunjukkan bahwa Allah tidak berubah karena kalau Allah tidak menyelamatkan orang-orang Niniwe, hal itu justru bertentangan dengan karakter Allah.

Ayat-ayat Alkitab yang menggambarkan Allah sepertinya “mengubah pikiranNya” adalah upaya manusia untuk menjelaskan tindakan Allah. Allah mau melakukan sesuatu, namun sebaliknya Dia justru melakukan yang lain. Bagi kita, hal ini sepertinya berubah. Namun bagi Allah yang Mahakuasa dan berdaulat, itu bukanlah perubahan. Allah selalu tahu apa yang Dia mau lakukan. Allah juga tahu apa yang Dia harus lakukan untuk membuat manusia melakukan apa yang Dia ingin mereka lakukan. Allah mengancam untuk menghancurkan Niniwe, Dia tahu bahwa hal itu akan mengakibatkan Niniwe bertobat. Allah mengancam untuk menghancurkan Israel, dan Dia tahu bahwa Musa akan berdoa syafaat bagi mereka. Allah tidak menyesali keputusanNya, namun sedih karena respon dari sebagian orang terhadap keputusan-keputusanNya. Allah tidak mengubah pikiranNya, namun bertindak konsisten sesuai dengan FirmanNya sebagai respon terhadap tindakan kita. 


Pekerjaan Allah dalam Teknologi

Agak menarik untuk disimak bahwa setiap kali ada penemuan technology baru dalam dunia ini untuk mensejahterakan manusia oleh para inventor selalu berhubungan Kelebaran Injil Kerajaan Allah. Sebagai contoh pada waktu mesin cetak ditemukan oleh Gutenberg pada abad ke 16, technology ini dipakai oleh Martin Luther dan Orang Kristen pada masanya untuk mencetak Alkitab. Penemuan Kapal api dan pada abad ke 18 , dikususkan Allah untuk transportasi Pekabaran injil Jhon wesley dan Whitefield untuk menginjil ke benua baru Amerika dan daerah daerah hindia dan timur jauh. Demikian juga teknologi informasi Radio dan Televisi digunakan oleh para evangelist seperti Billy Graham, Oral Roberts untuk melaksanakan amanat agung lebih efisien dan efektif.

Kita sangat bersyukur dengan sarana IT yang canggih seperti Komputer, internet ,facebook dll sangatlah membantu sebagai sarana penginjilan dan pendidikan Alkitab/Theologia. Allah mengaruniakan sarana ini untuk dipakai mempermudah proses pembelajara dan komunikasi serta transfer penngetahuan Firman Allah

Sekolah Tinggi Theologia Terbuka Transformasi Indonesia (ST4I) merger dari Sekolah Theologia Ekstension yang didirikan tahun 1993 di Surabaya dan telah memproduksi ratusan alumny yang melayani bendang Tuhan diseluruh pelosok nusantara dan mancanegara. Sekarang ini dengan format baru belajar secara on line yang bekerja sama komunitas “Aku Cinta Yesus” “ Bersama Dia” serta Forum Komunikasi Misi Trotoar menjangkau para kaum awam, para professional dan eksekutif muda di dunia market place untuk bergabung dalam studi Alkitab praktis on line dengan materi materi yang bobot eksegesisnya dalam,nilai aplikabel yang praktis.

Bukan Theologi yang menjulang tinggi sehingga sulit dijangkau , tapi membumi menyentuh isu isu popular dalam keseharian. Dengan modul yang berjumlah hampir 100 mata kuliah dapat menjawab setiap kebutuhan setiap insan Kristiani dimana saja anda berada. Dengan Topik-topik menarik seperti Keberadaan Allah, Dua Sifat Kristus yang berpadu pada satu Kepribadian; misteri Trinitas, okultisme, peperang rohani, citra diri manusia, Keselamatan Bersyarat, Gap teori, glossolalia, hupostatic union, intermediate state,rapture, infalibilitas Alkitab, perseverance of the Bible, Injil Kerajaan, gerakan Apostolik dan profetis, praise & worship, Theologia kontemporer, ordo salutis, teory cessasionisme, demitologisasi, misi lintas budaya, spiritual warfare dan 1001 topik lainnya Belajar alkitab sangat mudah jika kita on line dengan yang punya Firman dan memiliki transmitting Spirit .

Belajar secara on line bisa memicu akselerasi bagi yang cerdas, dan biasanya dengan bantuan Roh kudus Sang Guru besar kita, kita dapat belajar Firman dengan lancar. Bisa saja Diploma III Theologia ditempuh dalam waktu satu atau 2 tahun. Dan sertifikat Theologia dalam waktu 6 bulan.

Kami menunggu 500 pendaftar dalam tahap pertama yang akan dimulai tanggal 15 maret 2010. Keputusan anda dapat menentukan masa depan hidupmu dimasa akan datang, Anda akan bergabung dengan Satu komunitas pencinta Yesus dan FirmanNya yang akan terlibat dalam penuaian jiwa global yang berbobot akademik tinggi-Sarjana’, Setia dan Suci ( 3 S) Selamat Bergabung dalam Komunitas studi ST4I

Klik disini untuk mengambil bagian dalam Misi ini

9 Mar 2010

YESUS UNTUK SEMUA ORANG

Ayat Utama:
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Yoh 3:16.

Pada mulanya, setan membawa Adam dan Hawa masuk dalam dosa melalui satu dusta. Adam dan Hawa harus mempertanggungjawabkan dosa-dosa mereka karena mereka lebih mempercayai kebohongan setan daripada kebenaran Allah. Sampai sekarang setan masih terus membawahi orang-orang ke dalam dosa dengan kebohongannya. Salah satu dusta besar yang disebarkan Setan di Indonesia pada masa kini adalah: "Yesus hanyalah Allah untuk orang-orang kulit putih, bukan untuk orang-orang Indonesia." Siapa yang mendengar dan mengikuti dusta ini akan terhilang selama- lamanya.

Setiap orang yang memikirkan dirinya dan membaca Alkitab, tidak akan pernah tertipu dengan dusta ini. Kita seharusnya mengerti bahwa hanya ada satu Allah. Dia adalah Allah untuk semua orang. Dia yang menjadikan semua orang. Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa Allah yang satu ini hanya mempunyai satu rencana keselamatan. Rencana keselamatan ini berlaku sama untuk setiap orang di dunia ini. Raja-raja dan ratu-ratu agar dapat diselamatkan harus bertobat dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, seperti juga orang-orang yang paling miskin dan hina. Para dosen/guru di Universitas atau orang yang tidak berpendidikan juga harus bertobat dan mempercayai Yesus. Orang kulit hitam, coklat dan putih semua harus bertobat dan mempercayai Yesus dengan cara yang sama jika mereka mau memperoleh keselamatan dan hidup kekal. Ya, hanya ada satu Allah, satu Juruselamat dan satu jalan keselamatan.

Setan telah berdusta ketika dia mengatakan bahwa Yesus hanya untuk orang-orang kulit putih saja. Alkitab menjelaskan dan mengatakan bahwa Yesus adalah untuk setiap orang. Perhatikan firman Allah mengenai hal ini.

NABI-NABI BERKATA BAHWA YESUS ADALAH UNTUK SEMUA ORANG

Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku Kej 22:18. Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu" yaitu Kristus. Gal 3:16. Ayat-ayat dalam Kejadian tersebut mengajarkan bahwa rencana Allah untuk menunjukkan kemurahan-Nya kepada semua orang di dunia ini melalui anak Abraham. Ayat-ayat dalam Galatia menunjukkan kepada janji dalam kitab Kejadian tersebut. Hal itu menjelaskan kepada kita bahwa Anak yang menunjukkan kemurahan di dunia itu adalah Yesus Kristus. Allah telah menjelaskan di dalam Alkitab Perjanjian Lama bahwa Juru Selamat yang dijanjikan itu adalah untuk semua orang di dunia.

Dalam Yes 49 kita membaca satu nubuatan mengenai Juruselamat yang dijanjikan itu. Kita menemukan ayat-ayat mengenai pribadi yang dijanjikan tersebut dalam bagian terakhir dari Yes 49:6, "Aku akan membuat Engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang daripada-Ku sampai ke ujung bumi." Yesus berkata bahwa Dialah Terang Dunia. Hal itu pasti. Allah telah merencanakan bahwa Yesus haruslah menjadi suatu terang yang menunjukkan jalan keselamatan kepada semua bangsa di dunia ini.

MALAIKAT BERKATA BAHWA YESUS ADALAH UNTUK SEMUA ORANG

Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud Luk 2:10-11. Para malaikat menyampaikan berita yang Allah berikan pada mereka. Dalam berita yang dari Allah tersebut, malaikat menyatakan dengan jelas bahwa Yesus adalah Juruselamat dan Yesus adalah untuk semua orang.

YOHANES PEMBAPTIS BERKATA BAHWA YESUS ADALAH UNTUK SEMUA ORANG

Ketika Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan bagi Yesus, dia berkata tentang Yesus dengan kata-kata ini "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia" Yoh 1:29. Yohanes Pembaptis mengerti bahwa Yesus tidak datang menyelamatkan satu ras manusia. Yohanes menyatakan bahwa Yesus akan menjadi Juru Selamat bagi setiap orang yang akan bertobat dan mempercayai-Nya.

YESUS BERKATA BAHWA BERITA KESELAMATAN ADALAH UNTUK SEMUA ORANG

Sebelum Yesus terangkat ke surga, Dia berbicara kepada murid-murid-Nya dan berkata "pergilah jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" Mat 28:19. Yesus mengatakan kepada para murid bahwa berita keselamatan adalah untuk setiap orang di dunia ini.

ALLAH HANYA MEMPUNYAI SATU RENCANA KESELAMATAN UNTUK SEMUA ORANG

Renungkanlah ayat hafalan untuk pelajaran ini Yoh 3:16. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Dari ayat tersebut kita belajar bahwa Allah mengasihi setiap orang. Kita juga belajar bahwa Allah telah memberikan Yesus, Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang akan mempercayai Yesus tidak akan terhilang tetapi mempunyai hidup yang kekal.

Setan akan berusaha membuat kita percaya bahwa Yesus hanyalah untuk sekelompok orang saja, tapi hal itu adalah satu dusta yang melawan kebenaran yang diajarkan Allah. Allah menjelaskan bahwa Yesus adalah Juruselamat setiap orang. Setiap orang yang bertobat dan percaya kepada Yesus akan mempunyai hidup yang kekal. Biarlah kita tidak sampai tertipu oleh dusta setan. Kita harus percaya kepada Allah.

SIAPAKAH ORANG-ORANG BAPTIS?

Baptis adalah sekumpulan orang-orang Kristen yang mulai ada pada permulaan abad tujuh belas. Dalam memberitakan Kitab Injil, mereka memiliki menekankan pengalaman perubahan hidup. Sejak dari awal, mereka kebebasan beragama- pemisahan Gereja dan Negara. Tekad ini membawa penganiayaan dan menyebabkan anggota-anggota terpencar ke banyak negara.

Akhir tahun 1700, Gereja Baptis sangat peduli bahwa setiap orang di dunia mempunyai kesempatan mendengar "Kabar Baik" tentang Kristus. Penterjemahan dan pembuatan Alkitab menjadi satu bagian utama dari pekerjaan mereka. Karena itu, gereja-gereja ini sekarang tersebar di seluruh dunia.

Beberapa negara dengan anggota Baptis yang besar adalah: Nigeria, Rusia, Brazil, India dan Indonesia. Ada sekumpulan terbesar orang-orang Kristen di Amerika Serikat. Mungkin Anda telah mendengar beberapa anggota Baptis: John Buyan-yang menulis Pilgrim’s Progress, Ev. Billy Graham, Charles Haddon Spurgeon, dan Presiden sekarang dan mantan presiden-Tolbert dari Liberia, Carter dan Clinton dari U.S.A.

Berikut adalah garis besar secara ringkas kepercayaan Orang Baptis.

1. YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN
Orang-orang Baptis percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah dan Dia
adalah Tuhan di surga dan di bumi. Kita harus menurutiNya karena Dia adalah
Tuhan dan Tuan atas hidup kita.

2. ALKITAB ADALAH SATU-SATUNYA PENUNTUN KITA
Artinya kita mengamini pengajaran dari Alkitab. Kita percaya bahwa Allah
telah menyatakan diriNya melalui Kristus, sebagaimana ditulis dalam Alkitab,
dan tidak ada wahyu Allah lagi yang diperlukan.

3. KEBEBASAN DAN TANGGUNG JAWAB SETIAP ORANG KEPADA ALLAH.
Orang-orang Baptis percaya bahwa hanya ada satu perantara Allah dan manusia,
Yesus Kristus Tuhan kita. Kita tidak memerlukan seorang pendeta atau ada
orang lain yang untuk berbicara kepada Allah bagi kita. Setiap orang bisa
berdoa langsung kepada Tuhan melalui Kristus dan akan didengar Allah.

4. LAHIR BARU ADALAH PENTING
Orang-orang Baptis percaya bahwa setiap orang yang akan masuk ke surga harus
dilahirkan kembali secara rohani. Kelahiran baru ini datang oleh kemurahan
Allah melalui iman. Kita tidak bisa melakukan sesuatu apapun sendiri untuk
layak mendapatkan hal itu.

5. DEMOKRASI GEREJA SETEMPAT
Tiap anggota gereja Baptis mempunyai satu suara. Orang kaya mempunyai satu
suara, orang miskin mempunyai satu suara, dan Pendeta hanya mempunyai satu
suara. Hal ini berarti bahwa gereja Baptis bekerja sebagaimana satu tubuh
demokrasi dibawah pimpinan Allah dalam memutuskan masalah-masalah kegiatan.

6. KEBEBASAN BERAGAMA DAN PEMISAHAN GEREJA DAN PEMERINTAH
Baptis dikenal dari penekanan mereka yang kuat akan kebebasan beragama dan
pemisahan gereja dan pemerintah. Ini berarti bahwa gereja tidak mengatur
pemerintah dan pemerintah mengijinkan kebebasan gereja beribadah. Alkitab
mengajarkan pada kita bahwa orang-orang Kristen adalah warga negara yang baik
di negara mereka.

7. SAKRAMEN PEMBAPTISAN DAN PERJAMUAN KUDUS
Baptis percaya bahwa hanya ada dua sakramen dalam Perjanjian Baru, baptisan
dan Perjamuan Kudus. Yang pertama diberikan pada awal pelayanan Kristus di
muka umum, yang kedua diberikan akhir pelayanan Kristus di muka umum. Kedua
peraturan itu adalah hanya simbol, dan tidak menyelamatkan atau menolong
untuk menyelamatkan dengan cara apapun.

8. KEANGGOTAAN GEREJA
Tiga hal penting untuk setiap orang untuk dapat diterima sebagai anggota
gereja Baptis. Pertama, dia harus di selamatkan dengan bertobat atas dosa-
dosanya dan mempercayai Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan. Kedua, dia
harus hadir di satu gereja setempat dan memohon keanggotaan. Ketiga, dia
harus dibaptis dalam ketaatan kepada perintah Yesus.


Ikuti Seri Belajar Theologia secara Online di:
Http://www.TheologiaOnline.com 

5 Mar 2010

YESUS MEMILIKI SEMUA KUASA

Ayat Utama:
"Yesus mendekati mereka dan berkata: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi". Mat 28:18.

PENDAHULUAN
Yesus mati di kayu salib dan pada hari yang ketiga Dia bangkit dari kematian. Selama 40 hari setelah itu, Dia bertemu dengan murid-murid-Nya pada waktu yang berbeda. Para murid mengetahui bahwa Yesus telah mati di atas kayu salib, dikuburkan, dan sekarang hidup kembali. Mereka melihat-Nya. Mereka berbicara dengan-Nya. Mereka menjamah-Nya dengan tangan mereka sendiri. Pada akhir hari ke 40, Yesus memanggil semua murid-murid berkumpul. Seperti yang di katakan-Nya pada mereka, Dia mengucapkan kata-kata yang kita temukan dalam ayat hafalan pelajaran ini, "Kepadaku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi" Yesus ingin para murid mengerti dengan baik tentang kuasa-Nya. Kemudian, setelah Dia selesai berbicara dengan murid-murid-Nya, Dia terangkat ke sorga. Mereka berdiri dan memandang sampai Dia menghilang dibalik awan.

Orang Kristen tidak menyembah seorang Juruselamat yang mati dan dikuburkan. Mereka menyembah Anak Allah yang bangkit, hidup, dan penuh kuasa. Ketika Yesus hidup di dunia, Dia menunjukkan kuasa-Nya dalam berbagai cara dan dalam waktu yang berbeda. Dalam pelajaran ini, Anda akan belajar beberapa cara Yesus menunjukkan kuasa-Nya.

YESUS BERKUASA ATAS ALAM
1. Kita mengetahui ini ketika kita melihat kuasa-Nya memerintahkan angin dan laut. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya." Mat 8:23-27.

2. Kita mengetahui ini ketika kita melihat kuasa-Nya berjalan di atas air. Yoh 6:16-21.

3. Kita mengetahui ini ketika kita melihat kuasa-Nya melipatgandakan lima roti dan dua ikan kecil sehingga 5.000 orang laki-laki dapat diberi makan. kemudian setelah setiap orang kenyang, masih ada sisa makanan dua belas keranjang. Yesus telah memberi makan 5.000 orang laki-laki dengan dua ikan dan lima roti namun makanan yang tersisa lebih banyak dari yang sebelumnya. Yoh 6:5-14.

4. Kita mengetahui hal ini ketika kita melihat kuasa-Nya memerintahkan pohon ara dan menyebabkannya menjadi kering. Mat 21:18-21.

5. Yesus tidak hanya memiliki kuasa membuat langit dan bumi tapi juga Dia memiliki kuasa memelihara segala sesuatu dari kerusakan. Dunia yang kita diami sekarang akan hancur jika bukan karena kuasa dari Yesus. Setiap hari kita diijinkan hidup di dunia ini karena kuasa Yesus. Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Kol 1:16-17.

YESUS BERKUASA ATAS ROH-ROH JAHAT
Alkitab mengajarkan bahwa ada roh-roh jahat yang mentaati perintah setan. Alkitab juga mengajarkan pada kita bahwa kuasa Yesus Kristus lebih besar dari pada kuasa Setan. Setiap orang yang percaya pada Kuasa Yesus dapat menang atas semua kekuatan Setan.

Ada beberapa bagian dalam Perjanjian Baru yang dapat kita baca bahwa Kuasa Yesus adalah lebih besar dari pada kuasa setan dan roh-roh jahat. Lihatlah salah satu bagian ini. Bacalah dengan teliti, Luk 8:26-39. Ayat-ayat ini menunjukkan dengan jelas pekerjaan setan. Pekerjaan Setan adalah merusak. Setan menentang Allah dan orang yang ingin menyenangkan Allah. Ketika roh-roh jahat dari Setan berada dalam hati seseorang, Setan bekerja untuk merusaknya. Yesus mengusir Setan keluar dengan Kuasa-Nya. Kemudian mereka masuk ke dalam babi-babi yang sedang makan di sekitar tempat itu. Akibatnya babi-babi merusak dirinya sendiri dengan berlari masuk ke dalam danau dan mati di sana. Kuasa Setan selalu mencoba merusak segala sesuatu yang baik.

Kuasa Yesus selalu siap sedia menolong setiap orang yang sungguh-sungguh ingin menerima pertolongan-Nya. Karena Kuasa Yesus lebih besar dari pada kuasa Setan, kita bisa menerima pertolongan yang kita perlukan.

YESUS MEMPUNYAI KUASA MENGATASI PENYAKIT
Beberapa orang disembuhkan dengan Kuasa Yesus. Perhatikan beberapa dari
peristiwa tersebut.

1. Penyakit kusta adalah penyakit kulit yang buruk dan pada masa Yesus tak seorangpun yang sakit kusta dapat disembuhkan. Dalam Mar 1:40-43 kita membaca seorang yang berpenyakit kusta datang kepada Yesus mohon pertolongan. Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku." Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: " Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir. Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras: Yesus menyembuhkannya dengan satu sentuhan tangan.

2. Dalam Mar 5:25-34 kita membaca tentang seorang wanita yang sakit selama dua belas tahun. Dia telah berobat kepada beberapa dokter dan telah menghabiskan uangnya dalam usahanya agar sembuh. Tidak seorangpun dapat menolongnya, tetapi ketika dia menjamah jubah Yesus, ia segera sembuh.

Ada banyak contoh lain saat Yesus menyembuhkan orang-orang sakit, tapi kita tidak akan membaca semua kisah tersebut dalam pelajaran ini. Satu hal yang harus kita ingat terus ialah tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan Yesus. Dia memiliki kuasa yang sempurna mengatasi semua penyakit.

YESUS MEMILIKI KUASA MENGAMPUNI DOSA
Pertanyaan yang sering diajukan ialah, "Bagaimana saya dapat memperoleh pengampunan dosa-dosa saya?" Beberapa orang mencoba mendapatkan pengampunan dengan mengakui dosa-dosanya kepada seorang Imam. Yang lain berharap menemukan pengampunan dengan menggabungkan diri pada satu gereja. Beberapa orang lainnya berharap mendapat pengampunan pada waktu dibaptiskan. Tetapi Alkitab mengajarkan pada kita bahwa tidak ada satupun dari hal-hal tersebut yang mempunyai kuasa untuk mengampuni dosa.

Hanya Yesus yang mempunyai kuasa untuk mengampuni dosa. Bacalah kembali Mar 2:1-12. Perhatikan khusus ayat Mar 2:10. Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: Yesus berkata bahwa Dia mempunyai kuasa untuk mengampuni dosa-dosa. Dia membuktikan bahwa Dia memiliki kuasa ini. Dia menyembuhkan orang yang dibawa kepada-Nya.

Jika Anda sedang mencari pengampunan atas dosa, Anda dapat yakin bahwa pengampunan dosa hanya ada dalam Yesus Kristus saja. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya Ef 1:7. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." Kis 4:12. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya" Kis 10:43.

YESUS MEMILIKI KUASA ATAS KEMATIAN

Bacalah dalam: Mat 9:23-26; Luk 7:11-17, dan Yoh 11:1-46. Dalam tiap ayat ini, kita membaca bagaimana Yesus memberikan hidup pada seseorang yang telah mati. Mereka tidak hanya pingsan. Seorang wanita muda telah meninggal cukup lama di rumah itu karena teman-temannya berkumpul di rumahnya dan berdukacita dengan keluarganya. Mereka membawa anak laki-laki janda tersebut ke suatu pekuburan sehingga mereka dapat meletakkan jasadnya ke dalam kubur. Lazarus telah meninggal empat hari dan telah dikuburkan. Saudara perempuan Lazarus berkata bahwa tubuhnya telah mulai membusuk. Yesus menunjukkan kuasa atas kematian dengan mengembalikan kehidupan pada orang-orang tersebut.

Dalam pelajaran ke sembilan, Anda akan mempelajari lebih lanjut tentang kuasa Yesus; kuasa atas kematian. Anda akan melihat bahwa Dia mempunyai kuasa untuk mengambil kehidupan dan Dia juga memiliki kuasa memberikan kehidupan kepada semua orang yang telah mati.


Ikuti Seri Belajar Theologia secara Online di:
Http://www.TheologiaOnline.com 

3 Mar 2010

YESUS adalah TUHAN

Ayat Utama:
"Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus." Kis 2:36.

PENDAHULUAN
Pada pelajaran ini, Anda akan mempelajari kebenaran agung lain yang berhubungan dengan Yesus. Anda akan mengetahui bahwa Yesus adalah Tuhan. Alkitab mengajarkan bahwa seseorang tidak bisa menerima Yesus sebagai Juruselamat kalau dia tidak bersedia menerima Yesus sebagai Tuhan. Yesus sendiri berkata, "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku." Luk 9:23. Yesus menyampaikan kata-kata tersebut agar setiap orang yang ingin mengikuti-Nya mengerti bahwa kekristenan bukanlah sesuatu yang mudah. Kadang-kadang pengikut-pengikut (orang yang percaya kepada) Yesus akan menghadapi bahaya besar. Yesus sendiri menghadapinya sampai akhirnya pada kematian yang paling menyakitkan- mati di atas kayu salib. Sebagai pengikut-pengikut Yesus, kita harus bersedia berjalan di jalan Tuhan dan melakukan kehendak Allah berapapun harga yang harus di bayar.

ARTI KATA "TUHAN"
Dalam Alkitab kata "Tuhan" mempunyai arti yang kuat. Tuhan lebih dari sekedar gelar yang diberikan kepada seseorang. Penggunaan kata "Tuhan" dalam Alkitab berarti bila seseorang adalah tuan atas sesuatu, maka sesuatu itu adalah kepunyaannya dan dia mempunyai kuasa penuh atasnya. Dia dapat perlakukan benda- benda tersebut sesuai kehendaknya.

Jika Anda membeli sebuah sepeda, Anda menjadi pemilik atas sepeda itu, Anda mempunyai kuasa tentang bagaimana sepeda digunakan dan yang akan dilakukan terhadap sepeda itu. Sama seperti hal itu, pikirkanlah tentang ke Tuhanan Yesus Kristus.

YESUS ADALAH TUHAN ATAS SETIAP ORANG KRISTEN

Ada dua alasan mengapa Yesus adalah Tuhan atas setiap orang Kristen.
1. Yesus adalah Tuhan atas setiap orang Kristen karena Dia telah membayar harga
untuk menyelamatkan setiap orang Kristen dari dosa dan penghukuman kekal karena dosa. Dalam 1Kor 6:19-20 kita membaca ayat-ayat ini, " Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! Beberapa ayat-ayat lain berkaitan dengan hal ini ditemukan dalam 1Pe 1:18-19. " Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana; bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Anak Domba yang tak bernoda dan tak bercacat." Jadi, Anda dapat melihat bahwa Yesus berkuasa atas kehidupan setiap orang Kristen karena Yesus telah membeli orang itu dengan kematian-Nya di atas kayu salib.

2. Yesus adalah Tuhan atas setiap orang Kristen karena setiap orang yang telah bertobat dan menerima Yesus sebagai Juruselamat-Nya juga menerima-Nya sebagai Tuhan. Satu hal yang harus dikerjakan orang Kristen pada masa Perjanjian Baru adalah mengakui Kristus sebagai Tuhan mereka. Bacalah Rom 10:9. Anda juga akan melihat bahwa semua orang Kristen menyadari ke- Tuhanan Yesus bila mereka membaca 1Kor 8:6, yang berbunyi sebagai berikut." Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup."

ORANG-ORANG KRISTEN HARUS MEMATUHI YESUS SEBAGAI TUHAN
Beberapa orang mau mengakui Yesus sebagai Tuhan hanya dengan mulut mereka saja. Yesus tidak menerima pengakuan seperti ini. Dalam Luk 6:46 Yesus mengajukan satu pertanyaan, "Mengapa kamu berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?" Yesus berbicara lagi mengenai hal ini dalam Mat 7:21, " Bukan setiap orang yang berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak BapaKu yang di sorga." Orang yang sungguh-sungguh menerima Yesus sebagai Juruselamatnya, juga telah menerima Yesus sebagai Tuhan dalam seluruh hidupnya. Apabila seorang Kristen mengetahui kehendak Allah tentang kehidupannya, dia akan mencoba melakukannya. Tidak mungkin kita mengungkapkan semua hal yang Tuhan Yesus ingin kita lakukan. Berikut ini ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang Kristen.

1. Yesus ingin orang Kristen mengakui-Nya sebagai Juruselamat dan Tuhan. Orang Kristen seharusnya tidak malu mengakui Yesus. Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Mat 10:32-33.

2. Yesus ingin orang Kristen hidup dalam jalan yang akan menyebabkan orang bisa memuliakan Allah. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagi pula orang tidak menyalakan di bawah gantang, melainkan di atas kaki dan sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya Mat 5:14-16.

3. Pekerjaan dan peranan setiap orang Kristen harus sesuai dengan kehendak Allah. Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah 1Kor 10:31.

4. Yesus mempunyai rencana bagi pernikahan setiap orang Kristen dan bagaimana dia seharusnya hidup di rumahnya. Orang Kristen harus membaca Alkitab dan mempelajari serta melakukannya. Hai anak-anak taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu-ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:
supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. Ef 6:1-4. Bacalah Ef 5:22-33.

5. Yesus seharusnya menjadi Tuhan atas uang orang Kristen. Sepersepuluh dari uang orang Kristen seharusnya di berikan untuk pekerjaan Tuhan. Dan di sini manusia-manusia fana menerima persepuluhan, dan di sana Ia, yang tentang Dia diberi kesaksian, bahwa Ia hidup. Ibr 7:8. Sisa uang yang ada haruslah digunakan dengan cara yang akan menyenangkan Allah.

6. Yesus harus menjadi Tuhan atas waktu orang Kristen. Orang Kristen seharusnya tidak melakukan kesibukan sampai menyita waktu untuk membaca Alkitab 2Tim 2:15. Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu. Untuk berdoa membaca Mat 26:41.
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." Dan mengikuti ibadah di Gereja. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. Ibr 10:25.

7. Yesus ingin agar setiap orang Kristen memberitakan kepada orang lain tentang Dia dan tentang jalan ke selamatan. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Mat 28:19-20.

8. Yesus ingin setiap orang Kristen dibaptis dan aktif di Gereja. Bacalah bagaimana orang-orang yang di selamatkan melakukan hal ini pada jaman Perjanjian Baru Kis 2:37-47.

PADA HARI TERAKHIR SEMUA MANUSIA AKAN MENGAKUI YESUS SEBAGAI
TUHAN
Memang benar banyak orang menolak menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan mereka. Beberapa orang menertawakan orang Kristen yang hidup sesuai kehendak Tuhan Yesus Kristus. Suatu hari kelak orang-orang ini akan menyadari kesalahan mereka. Bacalah dalam Fil 2:5-11. Mereka akan muncul di hadapan Yesus ketika mereka berdiri di hadapan Allah untuk di hakimi. Mereka akan melihat Yesus sedang duduk di atas takhta dan siap sedia untuk menghakimi mereka. Maka mereka akan mengetahui kekeliruan besar mereka. Tapi waktu bertobat telah berlalu. Pada hari terakhir, Tuhan Yesus akan menerima setiap orang yang menerima-Nya sebagai Juruselamat dan Tuhan ketika mereka masih hidup di dunia.

2 Mar 2010

YESUS adalah manusia tanpa dosa

Ayat Utama:
"Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa." Ibr 4:15

PENDAHULUAN
Dalam pelajaran dua dan tiga, kita belajar tentang Yesus adalah Allah. Kita lihat bahwa Dia adalah Anak Allah dan juga Allah. Dalam pelajaran ini, kita akan belajar bahwa Alkitab mengajar tentang Yesus menjadi manusia. Kita akan lihat bahwa Yesus menjadi manusia dalam segala hal seperti diri kita sendiri kecuali bahwa Dia tanpa dosa. Jika kita akan mulai mengerti sifat alami yang sejati dari Yesus, kita harus mengerti bahwa Dia adalah Allah dan juga manusia.

Marilah kita pikirkan tentang hal ini. Seorang manusia mungkin memegang mata uang dalam tangannya. Dia tahu bahwa itu adalah satu mata uang. Dia juga mengetahui bahwa mata uang itu mempunyai dua sisi. Sifat Yesus adalah seperti ini. Sifat Yesus adalah satu. Satu sifat memiliki dua sisi, sisi Allah dan sisi manusia. Sebagaimana kita pelajari tentang Yesus menjadi manusia, marilah kita juga mengingat bahwa Dia adalah Allah.

YESUS ADALAH MANUSIA
Sekarang, pikirkan hal-hal yang Alkitab terangkan kepada kita tentang Yesus yang menyebabkan kita mengetahui bahwa Dia adalah juga manusia.
1. Yesus dilahirkan seorang wanita sebagaimana kita adanya. Meskipun Allah adalah Bapa-Nya, Dia dikandung dalam rahim Maria dengan kuasa Roh Kudus. Dia bertumbuh dan dilahirkan seperti semua bayi-bayi yang lain di lahirkan.Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Gal 4:4

2. Tubuh Yesus seperti tubuh kita. Kita tahu ini karena alasan-alasan berikut:
> Dia bertumbuh dari masa muda ke dewasa seperti semua manusia lainnya. Luk 2:52.
> Dia merasa lapar dan haus seperti manusia lainnya.
Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya
laparlah Yesus Mat 4:2. Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa
segala sesuatu telah selesai berkatalah Ia-supaya genaplah yang ada haus!"
Yohanes 19:28.
> Dia menjadi lelah seperti manusia lainnya.
Di situ terdapat sumur Yakub Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena
itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
Yoh 4:6.



3. Perasaan Yesus seperti perasaan kita:
> Dia merasa amat berdukacita atas kematian seorang sahabat sehingga Dia
menangis. "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah
dia lihatlah!" Maka menangislah Yesus. Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah,
betapa kasih-Nya kepadanya!" Yohanes 11:34-36.

> Dia merasa kasihan karena penderitaan orang lain.
Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam
rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan
segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati
Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar
seperti domba yang tidak bergembala. Mat 9:35-36.

> Dia merasa sedih dan marah karena kebejatan moral manusia.
Ia berdukacita karena kedegilan mereka, dan dengan marah Ia memandang
sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "Ulurkanlah
tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.
Markus 3:5

SEBAGAI SEORANG MANUSIA, YESUS DICOBAI SEBAGAIMANA KITA DICOBAI
Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Ibr 4:14-15. Dalam ayat ini Yesus disebut Imam Besar Agung kita. Selanjutnya di katakan bahwa Dia dicobai dalam segala hal seperti kita dicobai. Kita jangan berpikir bahwa satu-satunya saat Yesus dicobai adalah ketika setan datang kepada-Nya setelah Dia tidak makan selama 40 hari dan 40 malam. Yesus dicobai di banyak waktu yang berbeda dan dengan cara yang berbeda.

Suatu kali, Setan bahkan mencobai Yesus melalui Simon Petrus, salah seorang murid-Nya. Ketika Yesus memberitahukan kepada murid-murid-Nya bagaimana Dia harus segera menderita dan mati. Petrus berbicara dengan kata-kata yang bersemangat kepada-Nya. Petrus katakan pada Yesus bahwa hal seperti itu tidak akan pernah terjadi pada-Nya. Setan telah memakai Petrus untuk menggoda Yesus untuk menghindari kematian di atas kayu salib. Jika Setan bisa membujuk Yesus melepaskan diri dari kematian di atas kayu salib, tidak ada ke selamatan bagi umat manusia. Yesus mengerti benar apa yang sedang Setan coba lakukan melalui Petrus. Itulah sebabnya Yesus berbicara kepada Petrus seperti Dia katakan dalam Mat 16:23. Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis, Engkau suatu batu sandungan bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." Bacalah Mat 16:21-23. Kita semua harus mengerti ini. Ada saat-saat Setan akan mencobai kita lewat teman-teman kita.

Ada hal-hal lain yang seharusnya kita mengerti tentang cobaan terhadap Yesus. Dia menolak mempergunakan kuasa untuk membuat pencobaan lebih ringan. Ketika Dia merasa lapar, Setan mencobai-Nya untuk mengubah batu-batu menjadi roti. Yesus mempunyai kuasa untuk melakukan itu. Yesus menolak mempergunakan kuasa untuk meringankan cobaan-cobaan yang dibebankan Setan pada-Nya, kenapa? Karena jika demikian maka Dia tidak akan pernah dicobai seperti kita dicobai, dia tidak bisa betul-betul seperti kita. Contohnya, seorang yang lapar, yang merampok atau mencuri, mungkin mencoba memaafkan dirinya sendiri dengan berkata, "Ya, ketika Yesus lapar Dia mengubah batu menjadi roti. Saya tidak bisa melakukan ini, tapi saya akan menghilangkan rasa lapar saya dengan mencuri," Karena Yesus dengan berani menderita, maka kekuatan penuh dari pencobaan-pencobaan, Dia bisa mengerti secara penuh dan berbagi perasaan akan pencobaan-pencobaan kita. Dia juga akan memberikan kuasa kepada kita atas Setan, sebagaimana Dia lakukan jika kita memutuskan bergantung kepada-Nya.



YESUS HIDUP DALAM KEHIDUPAN YANG TANPA DOSA
Bacalah ayat-ayat berikut ini: Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Ibr 4:15. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. 2Kor 5:21. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. 1Pe 2:22. Ini adalah satu cara dimana Yesus, sebagai manusia berbeda dari semua umat manusia. Semua manusia telah berdosa, Yesus tanpa dosa.

Banyak orang tidak mengerti bahwa ada dua perbedaan cara-cara manusia berdosa. Cara pertama adalah dengan melakukan hal-hal yang kita ketahui adalah jahat. Alkitab menerangkan pada kita beberapa hal yang Allah tidak ingin kita lakukan. Bila orang menolak kehendak Allah dan melakukan hal-hal ini, dia melawan Allah. Kita tahu bahwa itu adalah dosa bila melakukan sesuatu yang salah.

Cara kedua dari perbuatan dosa adalah gagal melakukan hal yang kita ketahui benar. Allah menerangkan pada kita bahwa ada beberapa hal yang seharusnya kita lakukan. Bila kita lalai melakukan hal-hal ini, kita berdosa terhadap Allah. Dalam Yak 4:17 kita membaca, "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa."

Bila kita berkata bahwa Yesus adalah tanpa dosa, kita menunjukkan bahwa Dia tidak pernah melakukan apapun yang jahat di mata Allah. Kita juga menunjukkan bahwa Dia selalu melakukan apapun yang baik di mata Allah. Dia tidak pernahmelakukan yang jahat. Dia tidak pernah gagal melakukan yang baik.


PENTINGNYA YESUS MENJADI MANUSIA TANPA DOSA
Dalam 2Kor 5:21, kita belajar bahwa Yesus yang tidak berdosa, menjadi berdosa untuk kita, sehingga kita mungkin dibuat menjadi benar dihadapkan Allah melalui Yesus. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. Jika seandainya Yesus berdosa, Dia tidak bisa menggantikan tempat orang-orang berdosa. Dia akan menerima hukuman atas dosa-dosanya sendiri.

Contohnya, andaikata dua orang membunuh seorang pria. Mereka diadili dan kedapatan bersalah. Kemudian seorang dari mereka berkata kepada hakim, "Tuan, biarkan saya mati menggantikan teman saya." Dengan segera hakim akan menjawab," tidak. Kamu dua-duanya bersalah. Dia harus mati untuk kesalahan yang dia lakukan dan kamu mati untuk kesalahanmu sendiri." Orang yang bersalah harus menderita karena kesalahannya sendiri. Yesus sebagai orang yang tidak berdosa, tidak pernah melakukan dosa. Itulah sebabnya Dia menggantikan

28 Feb 2010

YESUS ADALAH ALLAH

Ayat Utama:
"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." Yoh 1:1

PENDAHULUAN
Kita telah belajar dalam pelajaran yang lalu bahwa Yesus adalah Anak Allah. Dalam pelajaran ini kita akan melihat bahwa Yesus juga adalah Allah sendiri.Mungkin Anda bertanya, "Saya tidak mengerti ini-bagaimana Yesus bisa jadi Anak Allah dan juga Allah?" Di awal pelajaran ini kita harus mengerti kebenaran, kebenaran berikut dengan jelas-Allah adalah lebih besar daripada pengertian kita. Itulah yang kita ketahui mengenai Allah karena Allah memilih menyatakan itu kepada kita. Kita tidak mengenal Allah karena kepandaian yang kita miliki. Dalam 1Kor 1:21 kita membaca kata-kata ini. "... Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya," Itu adalah tujuan kita dalam pelajaran-pelajaran ini untuk belajar bagaimana Allah mengajar kita dalam Alkitab mengenai Yesus. Kita akan melihat bahwa Alkitab sangat jelas mengajarkan bahwa Yesus adalah Allah.

KITA DIBERITAHU SECARA JELAS BAHWA YESUS ADALAH ALLAH
Lihat di dua ayat yang menceritakannya kepada kita. Pertama, Yoh 1:1 adalah ayat hafalan kita untuk pelajaran ini. Kita akan belajar dalam penjelasan pada artikel lainnya, bahwa kata "Firman" menunjuk kepada Yesus. Ayat ini menerangkan kepada kita..."dan Firman itu adalah Allah." Berkata bahwa Allah dan Firman (Yesus) tidak sama, berarti bahwa Alkitab tidak benar.

Ayat kedua yang ingin kita lihat, adalah Rom 9:4-5. Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji. Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! Ayat ini berbicara tentang anak-anak Israel (bangsa Israel) dan bagaimana mereka menerima Hukum Taurat dan janji-janji Allah. Hal itu menerangkan bagaimana kelahiran-Nya secara fisik, Yesus dilahirkan dalam bangsa mereka. Dengan kata lain, dalam pandangan manusia, Yesus akan jadi orang Israel. Tapi ayat ini juga menceritakan pada kita bahwa Kristus di atas segalanya, Allah di hormati selama-lamanya.

Kebenaran bahwa Yesus adalah Allah tidak ditemukan dalam dua ayat itu saja. Kita akan belajar yang lain yang juga membuat kebenaran sangat jelas pada kita.

KUASA YESUS MENGAMPUNI DOSA MENUNJUKKAN BAHWA YESUS ADALAH ALLAH
Semua dosa adalah melawan Allah. Pada masa lalu raja Daud berdoa pada Allah dan berkata, "Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa" Maz 51:6. Satu-satunya pribadi yang bisa mengampuni dosa adalah pribadi kepada siapa manusia berdosa. Kita akan melihat bahwa Yesus mempunyai kuasa mengampuni dosa. Baca Mar 2:1-12. Dari ayat-ayat ini kita belajar hal-hal berikut. Yesus berkata kepada orang itu bahwa dosa-dosanya diampuni. Musuh-musuh Yesus berkata bahwa hanya Allah saja bisa mengampuni dosa. Mereka benar tentang itu. Kemudian mereka mengatakan Yesus melakukan kejahatan karena Dia mengatakan memiliki kuasa itu yang hanya kepunyaan Allah sendiri. Yesus kemudian menyembuhkan orang itu sehingga membuktikan pada orang- orang bahwa Dia sungguh-sungguh punya kuasa untuk mengampuni dosa. Mari kita memikirkannya dengan cara sebagai berikut. Andaikata di sini ada sebuah rumah yang kita tahu bahwa dia adalah orang yang mempunyai kunci itu. Jika kita melihat orang itu datang ke rumah, ambil kunci dan buka pintu maka kita akan mengetahui bahwa dia pemilik dari rumah itu. Kita mengetahui bahwa hanya Allah yang bisa mengampuni dosa. Oleh sebab itu bila kita melihat Yesus datang dengan kuasa untuk mengampuni dosa, kita tahu bahwa Yesus adalah Allah.

YESUS MENYATAKAN MEMPUNYAI PENGHORMATAN YANG SAMA DENGAN ALLAH
Supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. Yoh 5:23. Dalam ayat ini, Yesus menyatakan itu jelas bahwa manusia akan menghormati Dia sebagaimana mereka menghormati Bapa. Jikalau Anda akan mulai membaca dari ayat Yoh 5:16, Anda akan menemukan bahwa orang-orang Yahudi mau membunuh Yesus. Orang-orang Yahudi berkata bahwa Yesus telah mengajar bahwa Dia sama dengan Allah ayat Yoh 5:18. Jika Yesus tidak menjadi sama dengan Allah, Dia sudah tentu akan membenarkan mereka. Dia akan membuat itu jelas bagi mereka bahwa mereka telah salah mengerti dan Dia tidak mengatakan sama dengan Allah. Apakah Dia melakukan ini? Tidak. Malahan Yesus memberitahukan kepada mereka bahwa "Semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa." Yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, Fil 2:6. Ayat ini menceritakan bahwa Yesus telah menjadi Tuhan sebelum Ia datang di dunia. Yesus tidak berpikir tentang hal ini sebagai rampasan menjadi sejajar Allah. Dalam hal ini Yesus tidak merampas kehormatan dari Tuhan melainkan Ia menyatakan sejajar dengan Allah.

YESUS MENERIMA PUJIAN SEPERTI ALLAH
Dalam Kis 14:8-18, kita membaca bahwa Paulus dan Barnabas sedang mengajar di Listra (dengan kuasa Yesus.) Orang banyak yang melihat mengatakan dewa-dewa telah turun dari sorga. Paulus dan Barnabas dengan segera memperbaiki kesalahan ini dan memberitahukan kepada orang-orang itu bahwa mereka sama seperti diri mereka sendiri. Tindakan ini tepat seperti yangseharusnya mereka lakukan.

Ketika Yohanes mendapat mimpi dari sorga dan jatuh tersungkur menyembah orang yang berbicara kepadanya, orang itu memberitahukan bahwa dia tidak seharusnya melakukan demikian. Hanya Allah yang harus disembah. Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat." Wah 19:10. Malaikat yang berbicara kepada Yohanes menolak disembah karena dia tahu bahwa hanya Allah yang patut disembah. Dia melakukan apa yang seharusnya dia lakukan.

Sekarang bacalah Yoh 20:27-29. Sesudah kebangkitannya, Yesus menampakkan diri kepada Tomas. Ketika Tomas menyadari bahwa itu benar-benar Yesus yang telah bangkit dari kematian, dia berkata, "Ya Tuhanku dan Allahku." Adakah Yesus memperbaikinya untuk panggilan Allahnya? Tidak. Yesus menerima yang Tomas katakan. Yesus melakukan demikian karena Dia adalah Allah.

ALLAH DALAM KRISTUS
Kadang-kadang orang tidak mau memuliakan Yesus seperti mereka memuliakan Bapa. Mereka membuat lelucon dan berkata, "Jika Yesus adalah Allah, itu artinya bahwa Allah mati diatas kayu salib." Sebenarnya, tepat yang Alkitab ajarkan kepada kita dalam 2Kor 5:19 "Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus."

Kita juga membaca tentang hal ini dalam Kis 20:28. Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri. Paulus sedang berbicara kepada penatua-penatua Gereja di Efesus. Dia mengatakan kepada mereka bagaimana mereka harus memelihara Gereja Tuhan, yang dibeli dengan darah-Nya sendiri. Apabila Anda membaca dengan seksama ayat ini, Anda akan melihat bahwa Paulus sedang berbicara tentang Allah. Dia menyebut gereja dengan "Gereja Allah" dan kemudian menambahkan, "yang Allah beli dengan darah-Nya sendiri."

Ada banyak hal yang tidak kita mengerti. Bila kita melihat tentang kita dalam dunia, kita melihat banyak hal yang terlalu sulit kita mengerti. Jika kita tidak bisa mengerti hal-hal yang diciptakan oleh Allah, betapa bodohnya kita meminta untuk mengerti semua hal-hal yang dalam dari Allah. Tetapi hal-hal yang Allah ajarkan kepada kita bisa kita percayai. Kita telah melihat bahwa Alkitab benar-benar mengajar bahwa Yesus adalah Allah. Kita boleh tidak mengerti tentang semua itu, tetapi kita bisa mempercayai hal itu, karena Allah telah mengajarkannya itu kepada kita. Keajaiban itu adalah bahwa Allah pasti akan datang ke dunia dalam rupa manusia, hidup di antara manusia, dan mati untuk dosa-dosa mereka sehingga mereka memiliki hidup selama-lamanya melalui iman yang dalam kepada-Nya.

27 Feb 2010

YESUS, orang yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama

Ayat Utama:

"Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barang siapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya." Kis 10:43.

PENDAHULUAN
Dalam dua belas pelajaran ini, kita akan belajar beberapa kebenaran agung yang berhubungan dengan Yesus yang diajarkan dalam Firman Tuhan, yaitu Alkitab. Ratusan tahun sebelum Yesus lahir, para nabi dari Perjanjian Lama, berbicara tentang pesan Allah kepada manusia. Pesan itu adalah bahwa Allah akan mengirim seorang Juruselamat (seseorang yang membuat orang menjadi benar dihadapan Allah) ke dalam dunia. Mereka tidak hanya berbicara tentang seorang Juru Selamat yang akan datang, tapi mereka juga berbicara tentang hal-hal tertentu yang akan terjadi dalam kehidupan-Nya.

Sekarang mari kita mengamati ayat hafalan Kis 10:43.
Ketika Petrus berkhotbah kepada sekelompok orang, dia mengucapkan kata-kata dalam ayat hafalan tersebut. Dia mengingatkan mereka akan semua yang telah dikatakan nabi tentang Yesus dan bagaimana keselamatan (menjadi benar dihadapan Allah) dapat diterima lewat iman dalam Yesus. Pelajaran pertama ini akan menjadi satu pelajaran dari beberapa nubuatan Perjanjian Lama (pesan itu menceritakan apa yang akan terjadi kemudian) mengenai Juruselamat yang dijanjikan. Kemudian kita akan melihat dalam Perjanjian Baru bagaimana nubuat-nubuat ini telah digenapi dalam Yesus Kristus.
Kalau kita mempelajari pelajaran ini. Kita juga seharusnya mengingat ini: para nabi Perjanjian Lama hidup dan berbicara ratusan tahun sebelum Yesus lahir. Mereka berbicara sebagaimana Tuhan mengajar mereka melalui Roh Kudus. Hal-halyang mereka katakan itu, benar-benar terjadi seperti yang dikatakan para nabi.

TEMPAT KELAHIRAN YESUS TELAH DINUBUATKAN
(DIBICARAKAN SEBELUM ITU TERJADI):
Mi 5:1

Mikha membicarakan kata-kata ini lebih dari 700 tahun sebelum Yesus dilahirkan. Mustahil manusia bisa mempunyai pengetahuan seperti itu. Dia bisa memiliki pengetahuan ini hanya oleh Roh Kudus yang mengajarinya. Sekarang kembali ke Alkitab dan baca Mat 2:1-6. Yesus adalah orang yang menggenapi nubuat dalam Perjanjian Lama ini.

TELAH DINUBUATKAN MENGENAI PERAWAN YANG AKAN MELAHIRKAN: Yes 7:14
Kita mengetahui bahwa seorang perawan tidak bisa melahirkan seorang anak tanpa kuasa dari Allah yang menyebabkan perkara itu terjadi. Itu persis apa yang telah terjadi. Dalam Luk 1:26-35 kita membaca bagaimana Maria, seorang perawan (dia belum menikah), menjadi ibu Yesus. Meskipun Yusuf diketahui sebagai ayah Yesus secara dunia, Firman Allah mengajarkan kepada kita dengan jelas bahwa Yusuf dan Maria tidak hidup bersama sebagai suami istri sampai Yesus lahir. Kita mempelajari hal ini dalam Mat 1:18-25. Firman Allah dalam Kitab Yesaya, selama beberapa ratus tahun tidak digenapi, tetapi dalam kelahiran Yesus, semua telah dilaksanakan tepat seperti Allah firmankan lewat nabi Yesaya.

TELAH DINUBUATKAN BAHWA YESUS MEMPUNYAI ROH KUDUS: Yes 42:1
Ketika kita membaca Perjanjian Baru kita menemukan janji ini yang dibuat oleh Yesaya, benar-benar digenapi. Yesus dipenuhi Roh Allah Roh Allah disebut dengan nama Roh Kudus dalam Perjanjian Baru. Baca dengan teliti Yoh 1:32-34. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Yoh 3:34-35.

PENOLAKAN MANUSIA AKAN YESUS TELAH DINUBUATKAN: Yes 53:3
Sudah bertahun-tahun orang Israel menunggu-nunggu seorang Juruselamat karena perkataan para nabi. Tetapi, mereka tidak mengerti seperti apa Juruselamat yang akan diutus Allah kepada mereka. Mereka mengharapkan seorang Juruselamat yang bisa menyelamatkan mereka dari musuh-musuh dunia dan memberikan mereka kekayaan dan kuasa yang besar. Allah merencanakan mengutus Yesus, supaya Yesus menyelamatkan semua manusia dari dosa mereka. Allah mengetahui bahwa bila Yesus menolak melakukan apa yang manusia inginkan, mereka akan menolak-Nya dan membunuhnya di atas kayu salib. Yesus tidak melakukan apa yang manusia inginkan. Tetapi Ia mengatakan kepada mereka mengenai dosa mereka dan keperluan untuk berpaling dari dosa-dosa mereka. Nubuat ini dibicarakan lama sebelum terjadi supaya ketika hal itu sungguh-sungguh terjadi manusia akan, mengerti bagaimana Yesus telah menggenapi nubuat ini. Juga dalam Perjanjian Baru kita membaca bagaimana pemerintah dan pemimpin agama membenci Yesus dan akhirnya memaku-Nya diatas kayu salib. Baca tentang penolakan akan Yesus di dalam Mat 27:22-23. Kata Pilatus kepada mereka: "Jika begitu apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?" Mereka semua berseru: "Ia harus disalibkan!" Katanya: "Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?" Namun mereka makin keras berteriak: Ia harus disalibkan!"

YESUS MASUK KE YERUSALEM TELAH DINUBUATKAN: Zak 9:9
Nubuat ini menerangkan dengan jelas bagaimana Yesus masuk ke Yerusalem dengan kemenangan-Nya: seperti manusia yang rendah hati mengendarai seekor keledai. Sekarang bacalah Mat 21:1-9. Peristiwa ini juga terjadi dalam hidup Yesus tepat seperti yang telah dijanjikan para nabi jaman dahulu.

PENGKHIANATAN AKAN YESUS TELAH DINUBUATKAN: Maz 41:10
Ayat ini menceritakan kepada kita bahwa pengkhianat (seseorang yang berbalik melawan Yesus) tersebut adalah seorang sahabat karib. Yudas Iskariot adalah laki-laki itu. Dia hidup sebagai salah seorang murid Yesus (para pengikut) selama tiga tahun. Dia bahkan berkhotbah tapi hatinya tidak benar dihadapan Allah. Dalam Yoh 12:6 kita belajar bahwa selama waktu itu Yudas mencuri uang. Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang- orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. Karena cintanya akan uang, dia setuju mengkhianati Yesus. Setelah melakukan pengkhianatan itu, Yudas telah menggenapi nubuatan dalam Maz 41:10. Bahkan sahabat karibku yang kupercayai, yang makan rotiku, telah mengangkat tumitnya terhadap aku. Bacalah bagaimana nubuat tersebut telah digenapi dalam Matius 26:14-16.

KEMATIAN YESUS TELAH DINUBUATKAN
Dalam Perjanjian Lama, banyak nubuat yang menceritakan tentang kematian Yesus, yang tidak bisa di pelajari semuanya dalam pelajaran singkat ini. Kita akan memperhatikan beberapa dari nubuatan-nubuatan itu. Pertama, bacalah tentang kematian Yesus diatas kayu salib dalam Mat 27:27-50. Sekarang mari kita lihat beberapa ayat dalam Perjanjian Lama yang menubuatkan peristiwa- peristiwa yang benar terjadi dalam kematian Yesus.

1. Yesus berseru kepada Allah. Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku Maz 22:2. Kira-Kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli lama sabakhtani?" Artinya: AllahKu AllahKu, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Mat 27:46.

2. Manusia mengolok-olokan Dia dan membenci Dia. Tetapi aku ini ulat dan bukan orang, cela bagi manusia, dihina oleh orang banyak. Semua yang melihat aku mengolok-olok aku, mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya. "Ia menyerahkan kepada Tuhan; biarlah Dia yang melepaskannya! Bukankah Dia berkenan kepadanya?" Maz 22:7-9. Bacalah Mat 27:39-43.

3. Paku-paku dipakukan kedalam tangan dan kakiNya. Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku Maz 22:17. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka
" Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya sekali-kali aku tidak akan percaya." Yoh 20:25 (Bila seseorang dibunuh diatas kayu salib pada jaman Yesus, tangan dan kakinya dipakukan pada kayu salib dan dia tergantung.)

4. Mereka bertaruh untuk pakaian Yesus. Mereka mambagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku Maz 22:19. Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagikan pakaian-Nya dengan membuang undi. Mat 27:35.

5. KematianNya diatas kayu salib adalah karena dosa-dosa kita. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita: ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti ombak, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian Yes 53:5-6. Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. 2Kor 5:21.

6. Dia tetap diam dalam pengadilan. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian. Yes 53:7. Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam- imam kepala dan tua-tua terhadap Dia Ia tidak memberi jawab apapun. Maka
kata Pilatus kepada-Nya: "Tidakkah Engkau dengar betapa banyaknya tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?" Tetapi Ia tidak menjawab satu katapun, sehingga wali negeri itu sangat heran. Mat 27:12-14.

7. Dia dipandang sebagai seorang berdosa. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang- orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak- pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak. Yes 53:12. Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya. Mar 15:27.

KEBANGKITAN YESUS TELAH DINUBUATKAN: Maz 16:10
Sekarang baca Kis 2:22-27. Ketika Petrus berkhotbah pada hari Pentakosta, dia gunakan ayat-ayat ini dari Mazmur sebagai bukti bahwa Allah telah menubuatkan kebangkitan (dibangkitkan dari mati) Yesus. Ketika Petrus selesai menyampaikan pesannya, banyak orang insaf, bahwa Yesus telah memenuhi nubuat-nubuat dalam Perjanjian Lama. Mereka kemudian percaya bahwa Yesus pasti Juruselamat yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama. Hari itu ada sekitar 3.000 orang berpaling dari dosa-dosa mereka dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka. Ketika mereka melakukan hal ini, mereka menerima pengampunan dosa dan hidup yang kekal.

26 Feb 2010

Keselamatan, oleh Iman atau Perbuatan ?

Pertanyaan ini adalah perbedaan utama keKristenan Alkitabiah dan kebanyakan ajaran-ajaran sesat. Apakah keselamatan hanya oleh iman saja atau iman ditambah perbuatan? Apakah saya diselamatkan dengan percaya kepada Yesus, atau saya harus percaya kepada Yesus dan melakukan hal-hal tertentu?

Pertanyaan tentang hanya iman atau iman ditambah perbuatan menjadi makin sulit karena beberapa ayat Alkitab yang sulit untuk dicocokan. Bandingkan Roma 3:28, 5:1 dan Galatia 3:24 dengan Yakobus 2:24. Ada beberapa orang yang melihat adanya perbedaan antara Paulus (keselamatan hanya oleh iman saja) dan Yakobus (keselamatan oleh iman ditambah perbuatan). Dalam kenyataannya, Paulus dan Yakobus sama sekali tidak bertentangan. Satu-satunya perbedaan yang diklaim orang adalah mengenai relasi antara iman dan perbuatan. Paulus mengajarkan bahwa pembenaran adalah oleh iman semata-mata (Efesus 2:8-9) sementara Yakobus sepertinya mengatakan bahwa pembenaran adalah oleh iman ditambah perbuatan.

Apa yang kelihatan seperti problem ini dapat dijawab dengan mengamati apa sebetulnya yang dikatakan oleh Yakobus. Yakobus sementara berusaha menolak kepercayaan bahwa seseorang dapat beriman tanpa menghasilkan perbuatan baik apapun (Yakobus 2:17-18). Yakobus menekankan bahwa iman yang sejati kepada Kristus akan menghasilkan perubahan hidup dan perbuatan-perbuatan baik (Yakobus 2:20-26). Yakobus tidak mengatakan bahwa pembenaran adalah oleh iman ditambah perbuatan, namun mengatakan bahwa seseorang yang sudah betul-betul dibenarkan melalui iman akan menghasilkan perbuatan baik dalam hidupnya. Jika seseorang mengaku sebagai orang percaya, namun tidak menyatakan perbuatan baik dalam hidupnya, maka kemungkinan dia tidak memiliki iman yang sejati kepada Kristus (Yakobus 2:14, 17, 20, 26). Istilah lainnya MENGAKU SELAMAT tapi TIDAK TERPILIH !!

Paulus mengatakan hal yang sama dalam tulisan-tulisannya. Buah yang baik yang seharusnya dimiliki oleh orang-orang percaya dicatat dalam Galatia 5:22-23. Segera sesudah memberitahukan bahwa kita DISELAMATKAN melalui IMAN dan BUKAN oleh PERBUATAN (Efesus 2:8-9),

Paulus memberitahu kita bahwa kita diciptakan untuk melakukan perbuatan baik (Efesus 2:10).

Sama seperti Yakobus, Paulus juga mengharapkan perubahan hidup. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (2 Korintus 5:17)!

YAKOBUS dan PAULUS bukan berbeda pendapat dalam pengajaran mereka mengenai keselamatan. Mereka mendekati topik yang sama dari perspektif yang berbeda. Paulus menekankan bahwa PEMBENARAN ADALAH HANYA OLEH IMAN, sementara Yakobus menekankan BAHWA IMAN DALAM KRISTUS MENGHASILKAN PERBUATAN-PERBUATAN BAIK.

25 Feb 2010

Doktrin Keselamatan dalam Kristus

Keselamatan adalah pembebasan dari bahaya atau penderitaan. Menyelamatkan adalah melepaskan atau melindungi. Kata ini mengandung makna kemenangan, kesehatan, atau kelangsungan hidup. Kadang Alkitab mempergunakan kata diselamatkan atau keselamatan untuk menunjuk pada kelepasan fisik yang bersifat sementara, seperti misalnya dilepaskannya Paulus dari penjara (Filipi 1:19).

Lebih sering, kata keselamatan berhubungan dengan kelepasan rohani yang kekal. Ketika Paulus memberitahu kepala penjara Filipi bagaimana dia dapat diselamatkan, Paulus menunjuk pada keadaan yang kekal (Kisah 16:30-31). Yesus menyamakan diselamatkan dengan memasuki kerajaan Allah (Matius 19:24-25).

Kita diselamatkan dari apa? Dalam doktrin Kristen mengenai keselamatan kita diselamatkan dari “murka”; yaitu dari penghakiman Allah terhadap dosa (Roma 5:9;1 Tesalonika 5:9). Dosa kita telah memisahkan kita dari Allah, konsekwensi dosa adalah kematian (Roma 6:23). Keselamatan dalam Alkitab menunjuk pada pelepasan dari konsekwensi dosa dan karena itu meliputi penghapusan dosa.

Siapa yang menyelamatkan? Hanya Allah yang dapat menyingkirkan dosa dan melepaskan kita dari hukuman dosa (2 Timotius 1:9; Titus 3:5).

Bagaimana Allah menyelamatkan? Dalam doktrin Kristen mengenai keselamatan Allah telah menyelamatkan kita melalui Kristus (Yohanes 3:17). Secara khusus, adalah kematian Yesus di atas salib dan kebangkitanNya yang menghasilkan keselamatan kita (Roma 5:10; Efesus 1:7). Kitab Suci jelas bahwa keselamatan adalah karena anugrah, hadiah yang kita tidak layak dapatkan dari Allah (Efesus 2:5, 8), dan hanya tersedia melalui iman di dalam Yesus Kristus (Kisah 4:12)

Bagaimana kita menerima keselamatan? Kita diselamatkan melalui iman. Pertama-tama kita mesti mendengar Injil – kabar baik mengenai kematian dan kebangkitan Yesus (Efesus 1:13). Kemudian kita mesti percaya – menerima Yesus secara penuh (Roma 1:16). Hal ini meliputi pertobatan, perubahan pikiran mengenai dosa dan Kristus (Kisah 3:19), dan berseru kepada nama Tuhan (Roma 10:9-10, 13).

Definisi doktrin Kristen mengenai keselamatan berbunyi: “Pelepasan rohani dan kekal yang Allah secara langsung anugrahkan kepada mereka yang menerima syarat-syaratnya untuk bertobat dan beriman di dalam Yesus Kristus.” Keselamatan hanya tersedia di dalam Yesus saja (Yohanes 14:6; Kisah 4:12), dan hanya bergantung kepada penyediaan, kepastian dan jaminan Allah semata-mata.

Sumber: GotQuestions

Ikuti Seri Belajar Theologia secara Online di:
Http://www.TheologiaOnline.com

24 Feb 2010

Belajar On-line


STT Terbuka Transformasi Indonesia (ST4I)
adalah lanjutan dan merger dari Sekolah Theologia Ekstension Pemulihan (STEP) yang telah berdiri sejak tahun 1993.
Sekarang ini bernaung dibawah

YAYASAN SOLA GRATIA TRANSFORMASI INDONESIA.
Jln Wolter Monginsidi IV No 12, Bahu- Malayang I MANADO-Sulawesi Utara.
Akte Notaris: No 43 Tgl 17 Mei 2005 dan SK Men Hum-Ham No: C.414 HT.01.02 Tahun 2007.

MOTTO : Diubah Menjadi Serupa Dengan KRISTUS
(Transformed To Be Like Unto Christ) 2 Kor. :3-18.
VISI :“Transforming The World By The Word of God and The Power of the Holy Spirit”( Mentransformasi Dunia dengan Firman Allah dan Kuasa RohKudus)

MISI :
- Melengkapi Umat Percaya para professional dengan Firman Allah Theologia Sehat, Kebenaran Pemulihan Masa kini dan Theologia praktis.
- Mendidik, melatih, melengkapi dan meproduksi hamba-hamba TUHAN masa depan berbobot akademi, theologia sehat, berintregasi tinggi dan penuh urapan Roh kudus.
- Menciptakan Komunitas Kristiani yang dewasa , seimbang,holistik tubuh,jiwa dan roh didalam Gereja yang sempurna siap menjadi Penganten Kristus

JANGKAUAN
ST4I(Sekolah Tinggi Theologia Terbuka Transformasi Indonesia ditujukan untuk menjangkau umat Kristen dan para professional yang sibuk di market place dan tidak memiliki waktu spesifik untuk duduk dibangku kuliah sekolah regular konvensional. Jangkauannya mencakup pelajar mahasiswa,karyawan dan para professional( seperti; Pengacara, bankir, ekonom, Guru, dosen, insinyur, militer, Dokter, pengusaha, wiraswasta, nelayan petani dll

METODE BELAJAR
Menggunakan Sistim belajar Distance Learning, home study , independent study atau yang lebih dikenal dengan nama Univeritas Terbuka Sekarang ini Selain memanfaatkan Media cetak juga menggunakan Information Technology seperti: Telepon, Fascimile, Telephone Cellular, Internet,e-mail, Blog Spot, Chatting, SMS MMs, Video Call, Tele Conference, CD,VCD, DVD dan lain lain.
Media cetak masih digunakan dalam bentuk Buku buku Referensi, Diktat diktat Mata Kuliah, Modul- modul Pelajaran yang di desain sedemikian rupa untuk menopang pembelajaran jarak jauh yang terdiri dari tujuan instruksional,SAP,GBPP,Rangkuman, Tes tes Formatif dan daftar Kepustakaan.Sekarang Ini ST4I memiliki 70 modul On-line Mata KULIAH dan terus ter-Up to date sesuai perkembangan dan kebutuhan.

KURIKULUM & MATA KULIAH
ST4I Mempersembahkan Jenjang studi dalam level Diploma Seperti:
Diploma I Theologia (Sertifikat Theologia)- 30 SKS
Diploma II Theologia ( Assosiated TheologY)- 60 SKS
Diploma III Theologia(Dip. Th)- 90 SKS
Contoh Kurikulum Untuk Sertifikat Theologia:
SIS 201- Pengantar Theologia-
BIB 101: Pengantar Alkitab
SIS 206: Jaminan Keselamatan
SIS 205: Penghargaan Thdp Roh Kudus
PEM 507 : Pelayanan 5 Jawatan
SIS 207 Gereja Yang Benar
PEM 502: Praise & Worship
Pra 408 : Keluarga Kristen
SIS 208: Citra Diri Manusia
HIS 306 Sejarah Pentakosta Kharismatik
PEM 517: Theologia Dispensasi
PEM 508: Doa & Peperangan Rohani
SIS 210 : Peristiwa Akhir Saman
Bagi Yang berminat meneruskan studi ke program S 1 ( S. Th dan S. PAK) dan Program S 2 ( MA dan M.Th) bisa mentransfer SKS nya ke STT Transformasi Indonesia

PERSYARATAN
- Warga Negara dan Warga Gereja Yang Baik
- Umur minimal 17 tahun mmemiliki ijasah SMU atau sederajat
- Mengisi Formulir Pendaftaran yang tersedia dan dikirim kembali ke sekertariat atau mengisi on line pendaftaran di web site internet
- Melampirkan fotokopi ijasah dan transkrip terakhir
- Melampirkan KTP dan Surat Baptisan
- Memasukan Psfoto 2 x 3 cm ( 3 lbr)
- Membayar Uang Pendaftaran/Registrasi Rp 200.000


KELOMPOK BELAJAR:
ST4I membuka beberapa kelompok Belajar di beberapa kota di Indonesia.
Untuk Program Sertifikat dan Diploma dapat menyelesaikan program Belajar Jarak Jauh dengan menggunakan sarana Komunikasi internet dan media cetak. ST34I Menyediakan 70 modul pelajaran lengkap dengan Instruksi belajar, modul paces yang up to date dan bisa menggunakan sarana chatting dan cyber lybrary

Info selanjutnya hubungi via FaceBook:
Pengasuh / Pembimbing:
DR. Steven H Talumewo
- stepmdo@yahoo.com

Pengelola / Pendaftaran:
Mesly Henry T. Polii
SMS only: 08124 1244421 [ketik:info pendaftaran]
- meslypolii@gmail.com
Daftarkan diri anda, sekarang juga (Free Registrasi !!)
Dapatkan "Buku Istilah-istilah Theologi", setelah mengisi Form Registrasi




Isilah Form dibawah ini, dengan data yang benar.Jika tidak ada komentar isi dengan "--"










Nama Lengkap
Alamat Email
* Email yang anda masukan akan menjadi alamat pengiriman Modul dan Informasi
Program Pilihan



Alamat Surat-menyurat
Pekerjaan Anda
Asal Gereja
Pesan Anda




Kode Verifikasi
captcha

Masukan kode yang terlihat, secara benar
[Ganti Kode ] [ What's This? ]







23 Feb 2010

Bukti Alkitab ke-Allah-an Kristus

Selain Yesus secara spesifik mengklaim diriNya sebagai Allah, para muridNya juga mengakui keillahian Kristus. Mereka mengklaim bahwa Yesus memiliki kuasa untuk mengampuni dosa, sesuatu yang hanya dapat dilakukan oleh Tuhan karena dosa adalah melawan Tuhan (Kisah Rasul 5:31; Kolose 3:13; bandingkan Mazmur 130:4; Yeremia 31:34). Berhubungan erat dengan klaim yang terakhir ini, Yesus juga disebut sebagai yang akan “menghakimi orang yang hidup dan yang mati” (2 Timotius 4:1). Thomas berseru kepada Yesus, “Tuhanku dan Allahku!” (Yohanes 20:28). Paulus menyebut Yesus, “Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita” dan menunjuk bahwa sebelum Yesus berinkarnasi, Yesus sudah ada dalam “rupa Allah” (Filipi 2:5-8). Penulis Ibrani mengatakan tentang Yesus, "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya” (Ibrani 1:8). Yohanes mengatakan, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman [Yesus] itu adalah Allah” (Yohanes 1:1). Contoh dari ayat-ayat Alkitab yang mengajarkan keillahian Kristus dapat dilipatgandakan (lihat Wahyu 1:17; 2:8; 22:13; 1 Korintus 10:4; 1 Petrus 2:6-8; bandingkan Mazmur 18:2; 95:1; 1 Petrus 5:4; Ibrani 13:20), namun salah satu dari ayat-ayat ini sudah cukup untuk menunjukkan bahwa Yesus dipandang sebagai Allah oleh para pengikutNya.

Yesus juga diberikan gelar-gelar yang hanya diberikan kepada Yahweh (nama resmi Allah) dalam Perjanjian Lama. Gelar “Penebus” dari Perjanjian Lama (Mazmur 130:7; Hosea 13:14) digunakan untuk Yesus dalam Perjanjian Baru (Titus 2:13; Wahyu 5:9). Yesus disebut Imanuel (“Allah beserta kita” dalam Matius 1). Dalam Zakharia 12:10 Yahweh berkata "dan mereka akan memandang kepada dia [Bahasa Inggris: “kepadaKu”] yang telah mereka tikam.” Namun Perjanjian Baru menerapkan ayat ini kepada penyaliban Yesus (Yohanes 19:37; Wahyu 1:7). Jikalau Yahweh adalah yang ditikam dan dipandang, dan Yesus adalah yang ditikam dan dipandang, maka Yesus adalah Yahweh. Paulus menafsirkan Yesaya 45:22-23 dengan menerapkannya kepada Yesus dalam Filipi 2:10-11. Lebih lanjut, nama Yesus digunakan bersama-sama dengan nama Yahweh dalam doa, “Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus” (Galatia 1:3; Efesus 1:2). Jikalau Kristus tidak bersifat illahi, ini adalah suatu penghujatan. Nama Yesus disandingkan kembali dengan nama Yahweh dalam perintah Yesus untuk membaptis “dalam nama [bentuk tunggal] Bapa dan Anak dan Roh Kudus” (Matius 28:19; ihat pula 2 Korintus 13:14). Dalam Wahyu Yohanes berkata bahwa segenap ciptaan memuji Kristus (sang Anak Domba) – berarti Yesus bukanlah bagian dari ciptaan.

Perbuatan-perbuatan yang hanya dapat dilakukan dikerjakan oleh Yesus. Yesus bukan hanya membangkitkan orang mati (Yohanes 5:21; 11:38-44) dan mengampuni dosa (Kisah Rasul 5:31; 13:38), Dia juga menciptakan dan memelihara alam semesta (yohanes 1:2; Kolose 1:16-17). Point ini bahkan menjadi lebih kuat ketika kita mengingat bahwa Yahweh mengatakan bahwa Dia sendirian ketika menciptakan (Yesata 44:24). Selanjutnya, Yesus memiliki atribut-atribut yang hanya dimiliki oleh Allah: kekekalan (Yohanes 8:58), mahahadir (Matius 18:20; 28:20); mahatahu (Matius 16:21), mahakuasa (Yohanes 11:38-44).

Mengaku diri sebagai Allah dan membodohi orang untuk percaya bahwa Dia benar-benar adalah Allah sama sekali berbeda dengan membuktikan diri bahwa Dia adalah Allah. Kristus membuktikan klaimNya dengan banyak mujizat dan bahkan dengan bangkit dari antara orang mati. Beberapa dari mujizat Yesus antara lain: mengubah air menjadi anggur (Yohanes 2:7); berjalan di atas air (Matius 14:25); melipatgandakan benda-benda fisik (Yohanes 6:11), menyembuhkan orang buta (Yohanes 9:7), orang lumpuh (Markus 2:3); dan orang yang sakit (Matius 9:35; Markus 1:40-42); bahkan membangkitkan orang mati (Yohanes 11:43-44; Lukas 7:11-15; Markus 5:35).

Lebih dari itu, Yesus sendiri bangkit dari antara orang mati. Sangat berbeda dengan mitos-mitos mengenai mati dan bangkitnya dewa-dewa dalam agama-agama kafir, tidak ada yang sebanding dengan kebangkitan dalam agama-agama lain, dan tidak ada klaim lain yang mendapat konfirmasi dari luar Alkitab yang sedemikian banyaknya. Menurut Dr. Gary Habermas paling sedikit ada dua belas fakta sejarah yang harus diakui bahkan oleh sarjana-sarjana bukan Kristen:

(1) Yesus mati dengan disalibkan
(2) Dia dikuburkan
(3) KematianNya menyebabkan murid-muridnya kecewa dan putus asa.
(4) Kubur Yesus ditemukan (atau katanya ditemukan) dalam keadaan kosong beberapa hari kemudian.
(5) Para murid percaya bahwa mereka melihat Yesus yang bangkit.
(6) Setelahnya, para murid berubah dari ragu-ragu menjadi orang-orang percaya yang berani.
(7) Berita ini adalah inti pemberitaan dari gereja mula-mula
(8) Berita ini diberitakan di Yerusalem.
(9) Sebagai hasilnya, gereja lahir dan bertumbuh.
(10) Hari kebangkitan (hari Minggu) menggantikan hari Sabat (hari Sabtu) sebagai hari utama untuk beribadah.
(11) Yakub, seorang skeptik, bertobat ketika dia percaya bahwa dia melihat Yesus yang bangkit.
(12) Paulus, musuh dari keKristenan, bertobat setelah mengalami pengalaman yang dia percayai sebagai penampakan dari Yesus yang bangkit.

Bahkan jikalau ada orang yang menolak daftar yang terinci ini, hanya beberapa dari daftar ini yang dibutuhkan untuk membuktikan kebangkitan dan injil: kematian Yesus, penguburan, kebangkitan dan penampakan Yesus (1 Korintus 15:5). Sekalipun ada beberapa teori yang mampu menjelaskan satu atau dua fakta-fakta di atas, hanya kebangkitan yang dapat menjelaskan semuanya. Para kritikus mengakui bahwa para murid mengklaim bahwa mereka melihat Yesus yang bangkit. Baik tipu muslihat maupun halusinasi tidak dapat mengubah orang sebagaimana yang dapat dilakukan oleh kebangkitan. Pertama-tama, apa keuntungannya bagi mereka? KeKristenan bukan hal yang populer pada waktu itu dan mereka tidak akan memperoleh keuntungan secara keuangan. Kedua, pembohong-pembohong tidak akan mau menjadi martir. Tidak ada penjelasan lebih baik mengenai kerelaan para murid untuk mati secara menggenaskan demi iman mereka selain dari kebangkitan. Betul banyak orang yang mati untuk kebohongan yang mereka kira benar, namun tidak ada orang yang bersedia mati untuk apa yang mereka ketahui sebagai tidak benar.

Kesimpulan: Kristus mengklaim bahwa Dia adalah Yahweh, Dia adalah Allah, bukan hanya dewa, namun Allah yang sejati), para pengikutNya (orang-orang Yahudi yang takut kepada penyembahan berhala) percaya kepadaNya dan menyebut Dia sebagai Allah. Kristus membuktikan klaimNya bahwa Dia adalah Allah melalui mujizat-mujizat, termasuk kebangkitan yang mengubah dunia. Tidak ada hipotesa lain yang dapat menjelaskan fakta-fakta ini.

Followers